Pada awal abad ke-21, Jepang terperosok ke dalam kemerosotan finansial dan politik. Dalam upaya untuk menghidupkan kembali negara mereka, angkatan darat mengembangkan generasi senjata medan perang berikutnya dalam bentuk pakaian taktis yang dikenal sebagai Tactical Armor (TA). Meskipun memberikan keuntungan signifikan dalam mobilitas, TA memberikan tekanan berat pada pilotnya, dan hanya sedikit orang yang mampu mengendalikannya.
Yuushirou Gouwa adalah salah satu pilot berbakat yang sangat mahir dalam mengendalikan mesin-mesin baru ini. Sebagai putra keempat dari keluarga Gouwa yang terhormat, Yuushirou tidak asing dengan pengaruh otoritas yang kuat. Kemampuan dan pengetahuannya tentang TA segera diuji, karena entitas geopolitik lain juga berupaya mengembangkan versi siap tempur mereka sendiri. Keadaan berubah menjadi mengerikan ketika Yuushirou bertemu dengan seorang gadis misterius, yang memperingatkannya tentang masa depan yang menanti mereka jika ia menghidupkan kembali "teror." Sementara ia mencoba untuk mengindahkan peringatan tersebut, keluarga Yuushirou mungkin lebih terlibat dalam konflik yang meningkat daripada yang mereka akui.